ini Cara Budidaya Cabe Rawit di Rumah dalam Polybag atau Pot

Budidaya Cabe Rawit di Rumah dalam Polybag atau Pot, Berikut Caranya

Budidaya Cabe Rawit

Sebenarnya mudah untuk budidaya cabe rawit dalam Polybag / Pot, sama seperti memelihara tanaman lainnya. Sama halnya ketika kita menanam bunga, dari memilih benih / bibit bunga, lalu menyiapkan media tanamnya yaitu wadah plastik (polybag) / pot dan tanahnya yang dicampur pupuk organik / pupuk kandang. Itung-itung pengiritan agar kita tak usah beli cabe di tukang sayur, tak ada salahnya jika kita mencoba melakukan budidaya cabe rabit sendiri di rumah.

Banyak orang yang telah menanam cabai rawit dalam polybag maupun pot. Biasanya ini bisa kita temukan di pekarangan rumah-rumah. Jika kita hidup di perumahan yang lahannya sempit dan terbatas kita bisa melihat berbagai tumbuhan baik tanaman bunga maupun tanaman buah jarang sekali diserang penyakit.

Hal ini mungkin akan berbalik 180 derajat ketika anda berada di desa di mana tanaman apa pun jenisnya pasti akan diserang penyakit, seperti pohon mangga di desa pada umumnya yang batangnya tidak pernah normal karena diserang hama penggerek batang namanya, jadi batang / dahannya selalu patah dan lama-lama pohonnya akan mati.

Banyak orang memilih tanaman cabai rawit karena buah yang satu ini tidak akan terlepas dari kehidupan manusia, dan harganya kadang-kadang menjadi isu hot yang sama seperti dengan rasanya, intinya tumbuhan ini vital bagi kehidupan manusia dan para pencinta gorengan pastinya. Berikut adalah beberapa tahapan cara budidaya cabe rawit:

  • Kita dapat membaca beberapa referensi dari internet dan juga melihat video berbagai teknik / cara budidaya cabai rawit dalam polybag / pot di youtube.
  • Belilah benih di toko pertanian, jika kita awam jangan sungkan-sungkan bertanya / berkonsultasi dengan pemilik kios penjual alat, obat & benih-benih pertanian, cari benih yang unggul.
  • Sembari membeli benih kita juga dapat membeli alat-alat yang kita butuhkan seperti plastik polybag untuk penyemaian benih dan penanaman cabai rawit, pupuk anorganik, alat penyemprot hama dan obatnya.
  • Melakukan penyemaian benih cabai rawit dengan menggunakan polybag kecil.
  • Sambil menunggu bibit cabai rawit berumur sekitar 3 sampai 6 minggu kita menyiapkan tempat penanaman dalam polybag besar.
  • Setelah bibit cabai rawit siap ditanam, selanjutnya kita pasang sanitasi / cara pengairan menggunakan pipa & selang yang terhubung dengan bak penampungan air.
  • Masa perawatan adalah masa yang sangat menyenangkan namun terkadang membosankan, karena kita mesti rajin menyirami dan juga memberantas hama yang menyerang.
  • Perawatan dalam budidaya cabai rawit dengan proses yang baik akan menghasilkan panen yang maksimal.
  • Segera budidayakan cabai rawit, jika Anda mau berhenti membeli cabai yang harganya kadang melangit.

Untuk mengisi luang waktu selepas pulang kerja atau ketika bersantai di sore hari tak ada salahnya mencoba Cara Budidaya Cabe Rawit di Rumah dalam Polybag atau Pot ini.

Cara Budidaya Jeruk – Teknik yang Benar Menanam Jeruk

ini Teknik dan Cara yang Benar Budidaya Jeruk

Budidaya JerukKini jeruk sudah banyak ditanam di daerah tropis maupun subtropis. Jeruk manis biasanya ditanam di daerah 20-40 LU, & 20-40 LS, sedangkan di sekitar khatulistiwa dapat ditanam hingga ketinggian 2.000 m dari permukaan laut. Temperatur optimal untuk pertumbuhan pohon jeruk antara 25-30oC. Jeruk manis telah lama dikenal sebagai buah dengan rasa segar & penuh vitamin.

Selain kaya vitamin & mineral, jeruk juga mengandung serat makanan yang esensial bagi pertumbuhan & perkembangan tubuh normal. Dengan rasa has yang asam-asam manis, buah jeruk manis bisa kita konsumsi dalam berbagai bentuk, baik segar maupun dibuat sari buah atau jus. Jika ingin menanam atau budidaya jeruk di pekarangan rumah juga bisa, kita simak teknik serta caranya berikut:

Pemilihan areal uang benar untuk tanaman jeruk

1. Iklim

* Bisa ditanam di daerah antara 40_ LU-40_LS. Banyak terdapat pada daerah 20-40_LU & 20-40_LS.
* Untuk daerah tropis, dapat kita tanam di dataran rendah sampai ketinggian 650 m dpl.
* Di daerah katulistiwa dapat ditanam hingga ketinggian 2000 m dpl.
* Temperatur optimal 25-30_C.
* Cahaya matahari sangat penting untuk pertumbuhan jeruk sehingga jeruk manis yang ditanam di tempat terlindung pertumbuhannya kurang baik dan mudah terserang penyakit.

2. Tanah

# Ditanam pada berbagai jenis tanah mulai dari tanah berpasir atau juga tanah liat berat. Paling baik pada bekas endapan sungai.

# Tanaman jeruk dibituhkan cukup air terutama bila mulai berbunga, namun tidak tahan genangan, maka drainase harus baik. _ pH tanah 5-6.

Cara budidaya jeruk

1. Perbanyakan tanaman. Tanaman jeruk dapat kita perbanyak dengan cara generatif maupun dengan cara vegetatif.

2. Jarak tanam. Jeruk manis keprok siam 5 x 5 m. Jeruk manis valensia 6 x 6 hingga 8 x 8 m.

3. Lubang tanam
* Air dari bambu / kayu dipasang sesuai jarak tanam.
* buatlah lubang dengan ukuran 50 x 50 x 50cm atau 60 x 60 x 60cm.
* Pisahkan tanah lapisan atas (top soil) dan lapisan bawah (sub soil).
* Lubang sebaiknya dibuat saat musim kemarau.
* Lubang diisi dengan pupuk kandang 30 kg di tiap lubang, dicampur dengan tanah lapisan atas dan diaduk, dibiarkan dalam 2-4 minggu.

4. Penanaman
# Sebaiknya untuk penanaman dilakukan di awal musim hujan.
# Keranjang / polibag bibit dibuka dengan sangat hati-hati, usahakan agar tanah jangan pecah.
# Masukkan bibit pada lubang tanam.

5. Panen & pasca panen
+ Masa berbunga hingga menjadi buah masak sekitar 6 sampai 7 bulan tergantung varietas.
+ Tanaman jeruk dapat berbuah setelah berumur 3 tahun dan buah akan lebih banyak setelah umur tanaman lebih dari 5 tahun. Pemetikan buah bisa dilakukan pakai tangan ataupun gunting.

Berminat untuk budidaya jeruk ?? semoga teknik dan cara menanam yang benar diatas bisa membantu. selamat berkebun.

Teknik dan Cara Budidaya Guppy – Beternak Ikan Hias

Teknik dan Cara Budidaya Ikan Hias Guppy

Cara Budidaya GuppyBagi beberapa pecinta ikan, mungkin ada yang tertarik untuk beternak guppy. Untuk membudidayakan ikan hias guppy ini sebenarnya tak terlalu sulit, karena ikan guppy ini dapat hidup di berbagai jenis kondisi air, namun untuk mendapatkan hasil dan kwalitas ikan guppy yang baik kita mesti memperhatikan beberapa faktor, diantaranya yaitu kondisi air, jenis makanan dan kepadatan ikan.

Media untuk membudidayakan ikan guppy ini bisa dilakukan di dalam kolam bak semen, kolam terpal, bisa juga memanfaatkan tempat tertentu seperti Drum kaleng, drum plastik, dan bisa juga memakai bak & ember plastik. Ikan guppy tidak memerlukan kolam yang terlalu dalam karna ikan guppy hidupnya di permukaan air, ketinggian air cukup 40 cm dari dasar kolam, tapi harus tetap diperhatikan kepadatan ikan, jangan sampai terlalu padat, kondisi idealnya 1 liter air untuk 5 ekor ikan.

Untuk penggantian air cukup 1 minggu sekali diganti, namun tak perlu semuanya, cukup separonya saja yang diganti, usahakan air yang dibuang adalah air yang di dasar kolam dengan asumsi kotoran ikan & sisa makanan bisa ikut terbuang sehingga kondisi kolam jadi bersih dan air pengganti merupakan air yang sudah tua atau air yang sudah diendapkan minimal sehari semalam.

Untuk menjaga kestabilan PH air dalam kolam sebaiknya diberi tumbuhan air, seperti eceng gondok, teratai air dan tanaman sejenisnya, sedang untuk akar tumbuhan tersebut memiliki fungsi sebagai tempat persembunyian anakan guppy agar tidak dikanibal oleh guppy dewasa. Guppy pejantan & Indukan betina lebih baik dipisahkan dalam kolam tersendiri, disatukan dalam satu kolam di saat perkawinan saja.

Pilihlah Indukan yang sehat, gerakannya lincah, ukuran yang relatif besar namun usahakan ekor indukan yang berwarna dan sayapnya lebar. Untuk pejantan usahakan mengambil ikan guppy yang sejenis dengan jenis betina, dengan harapan menghasilkan burayak yang sejenis, sehingga menjaga Strain aslinya. Pilihlah pejantan yang warna sayap ekornya cerah, geraknya juga tampak lincah.

Setelah indukan & pejantan dipilih masukan dalam kolam perkawinan, perbandingan antara pejantan dan betina yaitu 1 : 3, setelah indukan dibuahi biasanya perut akan membuncit, usahakan agar indukan yang telah hamil kita pisahkan tersendiri ke kolam khusus persalinan, bisa juga menggunakan wadah-wadah kecil khusus untuk persalinan indukan.

Berilah makanan yang cukup untuk Indukan yang telah dibuahi sehari tiga kali pagi, siang & sore hari. Indukan guppy siap melahirkan jika perut sudah membesar, gerakan sudah lambat dan ada tanda seperti titik hitam pada kelaminnya, biasanya calon burayak tampak jelas di dalam perut indukan. Setelah burayak lahir dan sudah terlihat mulai berenang lebih baik dipisahkan dalam kolam tersendiri.

Ternak guppy ini tentunya akan membuka pasar bisnis baru para pecinta ikan. Semoga tulisan Teknik dan Cara Budidaya Ikan Hias Guppy bisa menbantu.